FKIP Unika Mamuju, Kembali meyudisium 38 Sarjana Baru

Bertempat di Aula Universitas Tomakaka, Dekan FKIP Unika Mamuju Bustamin Sa’diyah kembali membuka gelaran Acara Yudisium Sarjana Strata Satu (S1) Periode ke-2 Tahun Akademik 2017/2018 pada hari minggu tanggal 11 Maret 2018 yang di ikuti sebanyak 38 orang yang terdiri  dari 21 orang dari Program Studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia (PBSI) dan 17 orang dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI).

Dekan FKIP Unika Mamuju, dengan didampingi para Wakil Dekan dan disaksikan oleh Ketua Yayasan Tanratupattabali, Rektor Universitas Tomakaka dan Pimpinan Prodi lingkup FKIP mengukuhkan 38 orang lulusan sarjana baru dari 2 program studi dan kepada mereka diperkenankan dan mempunyai hak untuk menggunakan Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) di belakang namanya.

Dalam laporan akademiknya,   Dekan FKIP menyampaikan bahwa jumlah sarjana pendidikan yang sudah dihasilkan oleh FKIP sejak berdirinya tahun 2009 hingga malam  ini adalah sebanyak 614 orang yang terdiri dari   397 orang dari PBSI dan  217 orang PBI dan 72,8% diantaranya telah bekerja baik sebagai Guru PNS, Guru kontrak, Guru honorer dan selebihnya bekerja di Lembaga-lembaga non pemerintahan”. Lebih lanjut Bustamin mengatakan “salah satu upaya dalam meningkatkan kulitas proses pendidikan, saat ini beberapa dosen tetap FKIP  tengah menempuh Pendidikan Studi Lanjut baik pada jenjang S2 maupun S3”.

Acara Yudisium kali ini dihadiri oleh para orang tua lulusan, para dosen, para pimpinan fakultas dan prodi lingkup Universitas Tomakaka, Rektor dan Ketua Yayasan Tanratupatatanabali serta alumni dan mahsiswa FKIP.

Rektor Sahril S. Pdi, M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa perjuangan yang telah dilalui oleh para peserta yudisium malam ini sangat luar biasa, mereka sudah melakukan proses yang panjang dengan berbagai aktifitas pembelajaran yang tidak mudah untuk jalani, ada microteaching, PPL 1, PPL 2 dan kegiatan-kegiatan pengembangan kompetensi keahlian lainnya, semuanya berat dan mereka berhasil melaluinya dengan ketekunan,  kesabaran dan yang terpenting adalah doa dari orang tua masing-masing. Semoga gelar sarjana yang diraih malam ini  akan semakin memperkuat kepercayaan dan jati diri kita sebagai calon guru masa depan sesuai bidangnya tentunya. tutur Sahril menutup sambutannya.

Sementara itu, Ahmad Taufan, selaku Ketua Yayasan dalam sambutannya menitipkan kepada peserta yudisum bahwa gelar sarjana merupakan model dasar tentang hidup didunia dan diakhirat, karena orang diluar sana (masyarakat) akan menilai dan beranggapan bahwa seseorang yang sudah bergelar sarjana itu sudah sangat memahami mana yang benar dan mana yang salah dalam berprilaku dan bertindak.

Dalam Yudisium FKIP Periode ke-2 ini di berikan penghargaan kepada Yudisiawan/Yudisiawati terbaik masing-masing kepada Riska Ariani IPK 3.75 dan Fitria Dewi IPK 3,69 untuk Program Studi PBSI dan Novitas Sari H IPK 3, 74 dan Hijrana IPK 3,72 untu Program Studi PBI.

Acara Yudisium ditutup dengan tarian dari UKM Listra FKIP dan pemberian bunga sebagai ungkapan terimakasih dari peserta Yudisium kepada orang tua masing-masing, pengelola FKIP  dan Dosen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *