Lagi, FKIP gelar Ujian Skripsi

  

FKIP Unika Mamuju menutup kegiatan akademik semester ganjil 2017/2018 dengan  menggelar Sidang Ujian Skripsi pada hari senin tanggal 23 Juli 2018 yang dikuti oleh sebanyak 27 orang mahasiswa tingkat akhir dari Program Studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia (PBSI) dan Pendidikan Bahasan Inggris (PBI).

Bertempat di Aula Gedung B1 Lt 1, Sidang Ujian Skripsi dibuka Dekan FKIP Unika Mamuju didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan dalam pengarahannya mengatakan“Ujian Skripsi priode ke-3 ini adalah yang terakhir untuk Tahun Akademik 2017/2018 dan selama tahun akademik tersebut FKIP alhamdulillah telah meluluskan sebanyak 109 Alumni yang terdiri dari  dari 41 orang dari Prodi PBSI dan 68 orang dari Program PBI” ungkap Bustamin

Mulyana Faisal  Wakil Dekan I Bidang Akademik sesaat sebelum dimulainya ujian skripsi mengatakan “mahasiswa yang ujian skripsi kali ini terdapat 11 orang mahasiswa dari 27 orang yang mampu selesai dengan masa studi 3,8 tahun, ini berarti bahwa dari total 641 alumni fkip yang sudah ditelorkan ada sebanyak 30% diantaranya selesai kurang dari 4 tahun dan yang tercepat 3,6 tahun, ini sebuah bukti bahwa rumor yang mengatakan mahasiswa fkip lambat selesai,  itu tidak terbukti faktanya bisa dilihat hari, jadi jangan ragu bergabung di FKIP Insya Allah cepat selesai” Mulyana menutup pembicaraan dan berbegegas memasuki ruang ujian.

  

Sementara itu disela-sela ujian skripasi, Heni Winarsih salah seorang peserta dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris mengatakan “akhirnya aku bisa tersenyum bahagia,  beban untuk menyelesaikan studi secepat mungkin akhirnya terwujud, terima kasih fkip, terima kasih pbi, terima kasih bapak/ibu dosen atas bimbingan dan binaannya selama ini, banyak hal yang saya dapatkan selama berproses di sini. Bukan hanya sekedar ilmu bagaimana cara menjadi guru yang baik, bagaimana cara speaking dan writing, tapi jauh lebih dari itu. Satu hal yang pasti, kuliah tidak bisa memberikan jaminan sukses atau tidaknya kita, tapi ketika kita menjadi tahu apa yang sebenarnya kita ingin lakukan bukankah itu kesan terbaik dalam sebuah proses”  Heni yang juga salah saorang peserta terbaik kategori Break N1 Adjudiacator pada NUDC Kopertis Wilayah IX Sulawei 2017, kembali melanjutkan dengan mata berkaca-kaca “Dan setelah berhasil menyelesaikan pendidikan di sini, saya semakin percaya diri karena saya tahu apa yang saya ingin lakukan selanjutnya.. Is it the impression I really mean?? Akhirnya, saya senang, saya bersyukur, dan saya bangga menjadi bagian dari FKIP” Heni mengakhiri dengan senyum bahagia.*>bt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *